Home / Hukum Bisnis / Perizinan Untuk Pendirian Start Up

Perizinan Untuk Pendirian Start Up

Macam-macam Hak Kekayaan Intelektual yang Wajib Diketahui Start Up Enthusiast

Start up dikenal dengan inovasinya yang unik dan berfokus untuk memberikan solusi serta jawaban dari permasalahan yang sedang dialami oleh masyarakat atau calon konsumennya. Inovasi yang dihasilkan oleh start up adalah berupa produk yang siap digunakkan oleh konsumen. Hal ini membuat sebuah produk merupakan aset yang sangat penting dari sebuah bisnis start up. Produk ini tidak ada bedanya dengan sebuah karya yang dihasilkan para pembuat karya.           

Hak kekayaan Intelektual tentu tidak asing bagi para pembuat karya. Hak ini akan melindungi karya dan ide dari pembuat karya serta hak lain yang melekat pada karya tersebut. Sayangnya masih banyak pembuat karya yang menyadari pentingnya mendaftarkan Hak kekayaan Intelektual yang melekat pada karyanya. Hal ini juga serupa dengan masih banyak pengusaha start up yang belum menyadari hak apa saja yang melekat pada sebuah produk yang dihasilkan oleh start up-nya dan bagaimana caranya untuk melindungi karyanya tersebut.

Hak Kekayaan Intelektual atau dalam bahasa Inggris disebut sebagai Intellectual Property Rights adalah sebuah hak yang dimiliki oleh manusia yang timbul sebagai hasil oleh piker dalam menghasilkan suatu produk atau karya. Hak Kekayaan Intelektual juga diidentifikasikan sebagai hak untuk menikmati hasil ekonomi dari suatu produk atau karya yang telah dihasilkan. Objek Kekayaan Intelektual merupakan karya atau ciptaan yang dibuat dari kemampuat intelektual manusia.

Perbuatan yang melanggar hak cipta adalah perbuatan yang sangat merugikan orang lain. Apabila perbuatan pelanggaran ini dilakukan terus-menerus dengan jumlah yang semakin massif, tentu akan berefek negatif pada perkembangan Hak Kekayaan Intelektual di Indonesia. Pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual sangat merugikan pembuat karyanya. Bahkan apabila  karya tersebut daftarkan hak kekayaan intelektual nya maka pelanggar dapat ditindak berdasarkan yang berlaku. Para pembuat karya yang karyanya ditiru akan kehilangan semangat dalam membuat karya baru. Pembuat karya juga tidak mendapatkan hak yang seharusnya di dapat. Iklim berkarya pun menjadi menurun karena banyaknya  karya yang original dan ‘bajakan’ yang beredar.  

Terdapat dua jenis hak kekayaan intelektual. Hak Kekayaan Intelektual dibagi menjadi Hak Cipta dan Hak Kekayaan Industri.  Hak Cipta meliputi ilmu pengetahuan seni, sastra dan hak terkait.. Sedangkan Hak Kekayaan Industri meliputi Paten, Merek, Desain Industri dan lain-lain. Berikut adalah macam-macam Hak Cipta yang ada di Indonesia :

  1. Hak Cipta

Hak Cipta  merupakan hak eksklusif pencipta atau pemegang Cipta  yang secara otomatis timbul setelah diwujudkannya suatu ciptaan. Masa perlindungan Hak Cipta adalah berlaku seumur hidup dari pencipta ditambah 70 tahun. Contoh ciptaan yang dapat dilindungi antara lain seperti buku, program computer, alat peraga, music, drama, seni rupa, seni batik, fotografi dan arsitektur.

Konsep perlindungan dalam Hak Cipta adalah bukan melindungi ide tetapi melindungi ide yang dituangkan dalam suatu media. Perlindungan terhadap Hak Cipta berlaku secara otomatis sehingga tidak perlu didaftarkan.  Sehingga dalam Hak Cipta hanya terdapat konsep pencatatan dan bukan pendaftaran. Syarat perlindungan Hak Cipta yaitu adanya unsur orisinalitas, kreatifitas dan diwujudkan menjadi suatu media. Tiga syarat itu bersifat kumulatif dan harus semuanya terpenuhi.

  • Paten

Paten merupakan hak eksklusif inventor atau penemu atas invensi atau ciptaannya yaitu ide dari inventor yang telah mewujudkan dalam pemecahan masalah dalam bidang teknologi untuk waktu tertentu dalam melaksanakan sendiri serta memberi persetujuan pada pihak lain untuk melaksanakan invensinya.  Masa perlindungan Paten adalah 20 tahun untuk Paten dan 10 tahun untuk Paten Sederhana sejak tanggal penerimaan permohonan Paten tersebut.

Terdapat tiga karakteristik dari Paten. Pertama adalah kebaruan atau novelty yaitu memiliki ketidaksamaan atau kebaruan dengan penemuan yang terdahulu. Kedua adalah adanya langkah penemuan atau inventive yaitu penemuan tersebut merupakan hal yang tak diduga sebelumnya.  Ketiga adalah dapat diterapkan dalam industri yaitu penemuan tersebut dapat digunakan dan diproduksi dalam berbagai jenis industri.

  • Merek

Merek merupakan tanda yang ditampilkan secara grafis untuk membedakan barang dan atau jasa yang diproduksi oleh perorangan atau badan usaha.   terdapat tiga unsur Merek yang harus dipenuhi di Indonesia. Unsur yang pertama adalah Merek tersebut sebuah tanda yang meliputi gambar, logo, nama, kata, huruf, angka, susunan warna dan lain-lain. Unsur yang kedua adalah Merek tersebut digunakan dalam kegiatan perdagangan. Ketiga adalah Merek tersebut harus memiliki daya pembeda untuk membedakan barang atau jasa dengan produk yang lain. Merek yang akan didaftarkan juga tidak boleh bertentangan dengan ideologi, Negara, Undang-undang moralitas, agama, kesusilaan atau ketertiban umum karena akan berakhir dengan ditolaknya pendaftaran Merek tersebut. Merek yang didaftarkan akan mendapatkan perlindungan hukum dalam jangka waktu 10 tahun sejak tanggal penerimaan permohonan pendaftaran Merek. Jangka waktu perlindungan tersebut dapat diperpanjang.

  • Desain Industri

Desain Industri merupakan kreasi tentang bentuk, konfigurasi atau komposisi yang dipakai untuk menghasilkan suatu produk barang komoditas Industri atau kerajinan tangan sehingga kreasi tersebut ditujukan untuk penampilan fisik dan estetika suatu produk. Desain industri yang mendapat perlindungan adalah desain industri yang dianggap baru dan berbeda dengan pengungkapan desain industri yang telah ada sebelumnya mesti ada kemiripan. Perlindungan terhadap Desain Industri memiliki jangka waktu 10 Tahun.

  • Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu

Desain tata letak merupakan rancangan peletakan tiga dimensi dari berbagai elemen. Sedangkan sirkuit terpadu merupakan produk dalam bentuk jadi atau setengah jadi yeng memiliki berbagai elemen di dalamnya. Subjek perlindungan Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu terdiri dari silicon chips atau integrated circuits yang biasa dipakai dalam industri komputer modern. Perlindungan terhadap Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu memiliki jangka waktu 10 tahun.

  • Rahasia Dagang

Rahasia Dagang merupakan Informasi yang tidak diketahui oleh umum di bidang teknologi atau bisnis yang mempunyai nilai ekonomi karena kegunaannya dalam kegiatan usaha serta kerahasiaannya oleh pemilik Rahasia Dagang. Pemilik Rahasia Dagang memiliki hak untuk menggunakan sendiri Rahasia Dagang nya, melarang pihak lain untuk mengungkapkan Rahasia Dagangnya untuk kepentingan komersil dan hak untuk memberikan lisensi Rahasia Dagangnya kepada pihak lain sebagai kepentingan komersil. Apabila seseorang dianggap melanggar Rahasia Dagang, pemegang hak Rahasia Dagang atau penerima lisensi dapat menggugatnya melalui gugatan perdata ke Pengadilan Niaga atau melalui alternatif penyelesaian sengketa. Selain itu, apabila ditemukan unsur pidana dalam pelanggaran Rahasia Dagang, pelanggar dapat dituntut dan diancam dengan hukuman pidana.

  • Perlindungan varietas tanaman

Perlindungan varietas tanaman merupakan perlindungan yang diberikan oleh pemerintah untuk pemulia tanaman melalui kegiatan pemuliaan terhadap varietas tanaman yang dihasilkan. Perlindungan diberikan kepada varietas tanaman yang baru, unik, seragam, stabil dan diberi nama. Masa perlindungan varietas tanaman adalah 25 tahun untuk tanaman tahunan dan 20 tahun untuk tanaman musiman.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!