Lister.co.id: Kursus Bahasa Mandarin

Mempelajari hal-hal baru sangat penting bagi kita. Selain sebagai cara untuk menambah wawasan, juga sebagai cara kita untuk menyikapi perkembangan dunia yang setiap saat berubah. Meskipun kita tidak menguasai sepenuhnya terhadap hal-hal baru yang kita pelajari, setidaknya kita sedikit tahu terkait dengan apa yang kita pelajari tersebut.

Meskipun sebagian orang juga menganggap belajar adalah sebagai sebuah tuntutan. Terutama karena dirinya merasa tidak memiliki passion di bidang itu dan atas alasan tertentu dia harus melakukan itu. Misalnya saja orang-orang yang merasa dirinya salah jurusan ketika kuliah, atau para karyawan yang diharuskan mempelajari dan menguasai suatu keahlian tertentu.

Nah yang terakhir ini mungkin akan membuat orang merasa bahwa belajar suatu hal baru bukanlah suatu hal yang menyenangkan.

Manusia Adalah Makhluk Belajar

Terlepas dari hal di atas bahwa manusia diakui atau tidak sebenarnya adalah makhluk belajar. Sehingga secara tidak sadar sebenarnya kita selalu dalam proses belajar terhadap apapun. Misalnya dalam penguasaan bahasa kita yang kita gunakan sehari-hari adalah merupakan hasil belajar kita dari kita dilahirkan sampai saat ini.

Kita belajar bahasa dari orang tua kita dan juga orang-orang sekitar kita. Meskipun kita tidak menyadarinya. Tetapi otak kita otomatis merespon terhadap setiap bunyian yang kita dengan dan menyimpannya didalam memori otak.

Sehingga meskipun kita tidak sadar, lambat laun kita juga bisa merespon bunyi-bunyian tersebut dan mengetahui bahwa bunyi-bunyian yang kita dengar itu adalah sebuah bahasa yang digunakan sebagai alat komunikasi sehari-hari. Dan kita bahkan mampu mengucapkannya sampai sekaran.

Artinya dalam hal ini kita tidak bisa mengatakan bahwa belajar itu penting, karena belajar adalah proses alamiah yang terjadi dalam tubuh kita untuk menyerap pengetahuan-pengetahuan tertentu tentang dunia ini.

Manusia Butuh Belajar Secara Intensif

Meskipun demikian tetap saja bahwa terdapat suatu hal tertentu yang membutuhkan intensivitas dalam belajar. Tidak hanya bisa berpasrah pada ketidaksadaran. Contohnya ketika kita pada situasi tertentu harus belajar dan menguasai Bahasa Mandarin, padahal bahasa ibu kita adalah Bahasa Indonesia.

Ini membutuhkan belajar yang intensif, meskipun kita berada pada lingkungan yang semuanya berbahasa Mandarin seperti di Negara China.

Intensivitas belajar inilah yang kemudian membedakan kita sebagai individu dengan individu lainnya. Meskipun kita memiliki otak yang sama dan memiliki kualitas yang sama dalam hal daya serap pengetahuan. Tetapi ketekunan dan intensivitas ini membedakan semuanya.

Misalnya kita mungkin sering menemui teman-teman kita di kelas ketika sekolah yang sangat berbeda satu sama lain. Bahkan ada yang dicap bodoh, ada yang dicap kutu buku, ada juga yang tidak pernah bisa menyelesaikan PR-nya. Itu semua adalah berkaitan dengan intensivitas dan ketekunan.

Meskipun kita sering menemui orang-orang yang hanya mendengarkan sebentar namun bisa langsung ingat dan mencerna apa yang dia dengar dengan baik. Tetapi ada juga yang sudah sangat lama mempelajari hal tersebut tetapi tidak bisa menguasainya juga.

Fenomena itu juga berkaitan dengan intensivitas otak kita sehingga dalam tahap tertentu otak kita mampu berkonsentrasi dengan sangat baik sehingga lebih mudah untuk mencerna informasi apapun.

Berbeda dengan orang yang sudah sering belajar namun tidak juga mampu menguasai apa yang dipelajarinya. Hal ini karena daya konsentrasi orang tersebut juga berbeda, sehingga tidak mudah mencerna sebuah informasi.

Belajar Bahasa Baru

Begitu juga dalam hal belajar bahasa baru. Menguasai bahasa tertentu dapat menstimulasi otak kita untuk bekerja lebih baik. Sehingga sangat bermanfaat bagi di kita.

Salah satu bahasa yang recomended untuk kita pelajari sebagai bahasa kedua untuk keperluan apapun adalah Bahasa Mandarin.

Alsannya tidak hanya saat ini Bahasa Mandarin banyak digunakan di seluruh dunia sebagai bahasa perdagangan. Namun juga Bahasa Madarin memiliki pengaruh yang sangat bagus terhadap otak kita.

Menurut penelitian yang diterbitkan di Proceedings for the National Academy of Science, penutur asli bahasa Mandarin dan penutur asli Bahasa Inggris keduanya menunjukkan aktivitas di belahan kiri otak.

Tetapi, penutur bahasa Mandarin juga memperlihatkan adanya aktivitas di otak kanan, khususnya di daerah yang penting untuk pengolahan musik.

Hal ini dikarenakan Bahasa Mandarin adalah bahasa tonal yaitu bahasa yang mengandung nada dari setiap kata sehingga jika salah nada maka artinya pun berbeda.

Pada penelitian lain juga ditemukan bahwa Bahasa Mandarin juga mampu meninggatkan IQ dan memperkuat efektifitas belajar serta mampu melatih sel-sel syarat otak.

Dengan alasan itulah maka banyak tokoh dunia yang bahkan mewajibkan anak-anaknya untuk belajar Bahasa Mandarin. Misalnya saja Jeff Bezos, Mark Zuckerberg, Prince William, dan Ivanka Trump.

Belajar Mandarin di Lister.co.id

Ketika kita memutuskan untuk belajar kursus Bahasa Mandarin disitu kita akan belajar banyak hal, mulai dari kosa kata, karakter atau huruf-huruf mandarin, cara pengucapan, sampai cara bekomunikasi dengan baik.

lister.co.id adalaha lembaga kursus bahasa asing termasuk didalamnya bahasa mandarin yang menjalankan kursusnya secara online , lister co id sudah mempunyai lebih dari 100 program bahasa asing untuk berbagai industry

Namun, salah satu hal yang penting dalam belajar Bahasa Mandarin adalah belajar Pinyin, Hanzi dan shengdiao. Pinyin adalah sistem transkripsi karakter Cina ke dalam karakter Latin. Hal ini sangat penting dipelajari bagi para pemula yang ingin belajar Bahasa Mandarin terlebih bagi kita yang bukan berasal dari China dan memiliki bahasa ibu yang sangat berbeda dengan Bahasa Mandarin.

Transkripsi sangat penting agar kita tahu bagaimana suatu karakter mandarin tertentu jika dituliskan dalam bahasa latin. Dengan itu kita dapat belajar cara membaca karakter tersebut sebelum kita benar-benar mengetahui dan menghafal karakter-karakter itu.

Sedangkan Hanzi adalah karakter dalam Bahasa Mandarin itu sendiri, dan shengdiao adalah nada untuk membaca pinyin. Shengdiao biasanya disimbolkan dengan berbagai macam bentuk yang diletakkan diatas huruf konsonan.

Nah, ketiga hal dasar itulah yang sangat penting dipelajari sebagai pembelajar pemula dalam Bahasa Mandarin. Setelah kita mengetahuinya langkah selanjutnya adalah kita harus menemukan mentor yang cocok untuk proses belajar Bahasa Mandarin kita.

Salah satu lembaga kursus Bahasa Mandarin yang menyediakan mentor yang memiliki kualitas bagus, tersertifikasi dan juga telah berpengalaman di bidang pembelajaran Bahasa Mandarin adalah Lister.co.id.

Kita dapat memilih Lister sebagai tempat belajar Bahasa Mandarin kita. Tidak perlu membayar dengan mahal karena Lister memberikan paket-paket belajar yang terjangkau. Tentu disesuaikan dengan kebutuhan kita yang ingin belajar Bahasa tersebut.

baca juga

Lister bahkan memiliki metode tersendiri dalam proses belajar mengajar Bahasa Mandarin agar proses belajar tersebut menyenangkan dan efektif bagi para siswa yang ingin belajar di platform ini.

Metode ini sudah teruji dan sudah terbukti melahirkan output yang memuaskan selama ini. Tentunya dengan belajar di Lister kita tidak akan kecewa.

Para mentor akan mendampingi kita belajar mulai dari paling basic dengan mengenal Pinyin, Hanzi dan shengdiao sampai kita mampu melakukan komunikasi dengan bahasa mandarin secara baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like