Job Interview Dalam Bahasa Inggris

Jika kalian tertarik untuk membuka peluang pengembangan karir yang lebih luas, besar kemungkinan kalian akan bertemu dengan job interview atau wawancara kerja dalam bahasa Inggris. Wawancara kerja dalam bahasa Indonesia saja sudah cukup menegangkan, apalagi dalam bahasa Inggris.

Para pewawancara biasanya paham, karena kalian tidak terbiasa menggunakan bahasa Inggris, kalian mungkin akan melakukan kesalahan, baik dari segi grammar, pengucapan, atau pemilihan kata. Walaupun begitu kalian harus tetap berusaha untuk memberikan kesan yang terbaik.

Cara terbaik untuk melakukan persiapan adalah dengan berlatih. Tapi pertanyaan wawancara kerja jaman sekarang sudah semakin beragam dan sulit diprediksi. cara lainnya adalah mengikuti kursus online, seperti lister.co.id , kursus bahasa inggris untuk dewasa salah satunya adalah melatih bahasa inggris dadlam job interview

Jenis-jenis pertanyaan dalam job interview

Pertanyaan umum

Pertanyaan umum ini akan ditanyakan untuk bisa mengenal diri kalian lebih jauh. Beberapa contohnya adalah meminta kalian menceritakan siapa diri kalian, menanyakan kelebihan dan kekurangan, ataupun menanyakan alasan keluar dari pekerjaan sebelumnya.

Hindari menceritakan hal-hal yang tidak relevan dengan perusahaan dan posisi yang kalian lamar, tunjukkan kepribadian dan karakter yang bisa membuat mereka percaya bahwa kalian sempurna untuk pekerjaan ini.

Pertanyaan keahlian

Pertanyaan ini biasanya akan membahas tentang kesulitan yang pernah kalian alami di masa lalu dan bagaimana kalian mengatasinya. Pertanyaan jenis ini akan menguji kemampuan kalian untuk berpikir kritis dan memecahkan masalah secara fleksibel.

Bersiaplah untuk menjawab pertanyaan tentang tantangan sulit seperti saat kalian menghadapi konflik di tim atau jika kalian dihadapkan dengan rekan kerja yang tidak kompeten. Jawaban kalian akan menunjukkan apakah kalian siap atau tidak untuk mengatasi situasi sulit.

Kalian bisa menggunakan konsep STAR untuk membantu merumuskan jawaban:

  • Situation – beri detail tentang situasinya dan apa yang kalian lakukan saat itu
  • Task – jelaskan tanggung jawab dan tantangan yang kalian hadapi
  • Action – jelaskan langkah yang kalian ambil untuk mengatasi situasi tersebut
  • Result – jelaskan hasil akhirnya dan bagaimana kontribusi kalian

Persiapkan beberapa situasi yang mungkin akan ditanyakan sebelum wawancara, dan hindari mengatakan bahwa kalian belum pernah dihadapkan dengan situasi seperti itu sebelumnya.

Pertanyaan hipotetis

Konsep pertanyaan jenis ini mirip dengan pertanyaan keahlian, tapi bedanya kalian akan ditanyakan tentang contoh situasi yang mungkin akan kalian temukan di pekerjaan baru kalian nanti jika kalian diterima. Pertanyaan ini mungkin bisa terasa sulit, tapi ingatlah bahwa yang kalian perlukan adalah menunjukkan kemampuan yang dibutuhkan untuk posisi tersebut.

Sebelum melakukan interview, persiapkan beberapa kemampuan yang dibutuhkan untuk posisi yang kalian lamar, seperti manajemen konflik, manajemen waktu, dll. Lalu pikirkan bagaimana kalian bisa menggambarkan kemampuan-kemampuan tersebut dalam berbagai situasi.

Contoh pertanyaan yang sering ditanyakan dalam job interview

Ceritakan tentang diri kalian

Ini adalah pertanyaan paling umum yang biasanya ditanyakan untuk membuka interview. Jawaban kalian sebaiknya meliputi informasi pribadi, detail tentang karir, dan juga kemampuan dan studi kalian.

Kesalahan yang biasanya dilakukan oleh peserta interview adalah, merangkum resume atau menceritakan sejarah panjang pengalaman kerja mereka. Tapi bukan ini yang diharapkan oleh pewawancara.

Berikut adalah beberapa jawaban yang bisa kalian gunakan:

  • I’ve worked for various companies including…
  • I attended the University of…
  • I was born and raised in …

Kalian bisa juga menambahkan pencapaian yang pernah kalian dapatkan. Ingatlah untuk jangan terlalu bertele-tele dan usahakan jawaban kalian tidak lebih dari 90 detik.

Apa kekuatan atau kelebihan kalian

Pertanyaan ini meminta kalian untuk menceritakan semua sisi positif dari diri kalian yang berhubungan dengan apa yang mereka cari dan inginkan. Gunakan kesempatan ini untuk “menjual” diri kalian.

Ingatlah untuk jangan hanya mengatakan daftar beberapa kata sifat saja, tapi berikan beberapa contoh sebagai bukti yang mendukung. Misalnya, kalian ingin bisa menjelaskan bahwa kalian adalah orang yang tenang dalam menghadapi berbagai situasi, kalian bisa menjelaskan mengapa sifat ini bisa membantu pekerjaan anda di posisi tersebut dan seperti apa contoh kalian memanfaatkan sifat ini.

Beberapa contoh pertanyaan yang menanyakan hal ini adalah:

  • Why do you think you’re the best person for this job?
  • Why do you think we should hire you?
  • What can you offer us?

Jelaskan kelemahan kalian

Tidak ada manusia yang sempurna, dan tidak masalah menceritakan kelemahan kalian dengan jujur. Yang dicari dari pewawancara di sini adalah bagaimana kalian bisa mengatasi kelemahan kalian dan seberapa baik kalian mengenal diri kalian.

Triknya adalah dengan mengubah kelemahan ini menjadi kelebihan. Misalnya, kelemahan kalian adalah kalian biasanya lambat dalam menyelesaikan pekerjaan dibanding orang lain, tapi itu karena kalian sering mengecek berulang-ulang untuk memastikan tidak ada kesalahan.

Trik lainnya adalah dengan menyebutkan metode kalian untuk berusaha mengatasi kelemahan ini. Misalnya membawa buku catatan kecil untuk mengatasi kelemahan kalian yang mudah lupa.

Pengalaman di pekerjaan sebelumnya

Biasanya beberapa pertanyaan yang ditanyakan adalah alasan kalian keluar atau meninggalkan pekerjaan kalian sebelumnya. Berhati-hatilah untuk tidak mengeluh dan memberikan pernyataan negatif tentang pekerjaan kalian sebelumnya, tapi kalian harus tetap jujur.

Beberapa alasan umum yang biasanya terjadi adalah:

  • Mencari kesempatan untuk mengembangkan karir
  • Mencari tantangan baru
  • Kalian baru pindah ke tempat baru
  • Perusahaan lama kalian mengalami kesulitan keuangan (tidak masalah mengungkapkannya jika ini sudah banyak diketahui umum)

Bagaimana gambaran diri kalian di masa depan

Pewawancara bisa menanyakan pertanyaan ini dengan berbagai jenis dan jangka waktu. Misalnya, seperti apa gambaran diri kalian 5 tahun dari sekarang, kira-kira bagaimana 30 hari pertama kalian jika diterima bekerja di sini, atau apa yang akan kalian lakukan dalam 3 – 4 bulan awal setelah mendapatkan posisi ini.

Pertanyaan ini menanyakan tentang tujuan karir kalian, bukan tujuan dalam kehidupan pribadi. Kalian perlu terlihat ambisius, tapi jangan berlebihan.

Berikut beberapa contoh tujuan karir yang bisa kalian gunakan:

  • Ingin menambah ilmu atau meningkatkan kemampuan
  • Ingin menjadi team leader
  • Ingin dikenal sebagai ahli di bidang ini

 

Pertanyaan penutup

Beberapa pertanyaan penutup yang biasanya ditanyakan adalah:

  • Do you have questions for me?
  • Is there anything you wish I had asked about but didn’t?
  • Are there any questions you’d like to ask?

Sekarang adalah giliran kalian untuk menanyakan sesuatu. Kalian bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk menanyakan pertanyaan yang berkaitan dengan posisi yang kalian lamar, seperti budaya di perusahaan, apa yang diharapkan perusahaan, kapan kira-kira hasilnya akan diumumkan, apakah perusahaan memiliki program training dan pengembangan, dll.

Hindari menanyakan pertanyaan tentang penawaran gaji, waktu cuti, dll. Jangan juga menjawab “tidak”, karena kalian bisa jadi terkesan tidak tertarik dengan pekerjaan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like